Abaikan Data Pengangguran yang Ciamik, Dow Jones Dibuka Abang

Jakarta, CNBC Indonesia kacau Bursa saham Amerika Konsorsium (AS) dibuka melemah dalam perdagangan Kamis (25/2/2021), kembali berbalik dari posisi kemarin tatkala Dow Jones me rekor tertinggi baru.

Koreksi terjadi bahkan ketika klaim pembukaan pengangguran pekan lalu terekam 730. 000, atau jauh lebih baik dari kira-kira ekonom dalam survei Dow Jones yang memperkirakan angka 845. 000. Pesanan barang tahan lama per Januari juga naik 3, 4%, jauh lebih baik sejak konsensus Dow Jones pada angka 1%.

Namun, indeks Dow Jones Industrial Average turun 19, 9 poin (-0, 06%) pukul 08: 30 periode setempat (21: 30 WIB) dan 20 menit kemudian menjadi minus 49 poin (-0, 15%) ke 31. 912, 85. S& P 500 turun 8, 6 poin (-0, 22%) ke 3. 916, 87 serta Nasdaq anjlok 36, 4 poin (-0, 27%) ke 13. 561, 61.


Pasar masih khawatir dengan risiko kenaikan imbal hasil ( yield ) menetapi imbal hasil obligasi negeri tenor 10 tahun telah menyentuh 1, 46% dengan merupakan level tertinggi sejak Februari 2020. Kondisi itu menekan emiten teknologi karena bisnis mereka padat simpanan sehingga rutin merilis obligasi.

Balasan hasil tinggi juga berpeluang mendorong investor untuk mencatat dari saham ke obligasi. Sebagai perbandingan imbal hasil dividen indeks S& P 500 saat ini berharta di level 1, 47% meski premi risikonya lebih tinggi ketimbang pasar obligasi negara.

“Basis asumsi kami adalah imbal buatan akan terus naik sebab ekonomi bertumbuh, ekspektasi inflasi yang naik, dan kesudahannya normalisasi Federal Reserve, ” tutur Ryan Detrick, besar perencana pasar LPL Financial sebagaimana dikutip CNBC International .

Jika imbal hasil langsung naik terlalu tinggi dan terlampau cepat, lanjut tempat, The Fed akan turun tangan memastikan kenaikan tersebut tidak terlalu ketat & mengganggu pasar saham atau ekonomi di sektor riil.

Kekhawatiran soal yield benar agak surut setelah bos bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) Jerome Powell menilai inflasi bukanlah intimidasi, karena perlu 3 tahun untuk mencapai target inflasi yang dipatok bank sentral.

Dalam pidato di ajaran Komite Layanan Keuangan DPR AS semalam, Powell menilai inflasi bakal volatil kala ekonom dibuka kembali & permintaan meningkat  dan pihaknya memiliki kiat untuk mengatasi kemungkinan itu. Namun faktanya, imbal hasil obligasi negeri AS justru kembali terangkat.

Bagian Perdagangan AS akan merilis estimasi kedua pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2020. Beberapa emiten besar di Eropa pula akan merilis kinerja keuangannya seperti Best Buy, Papa John’s and Domino’s Pizza, dan Airbnb yang baru saja mencatatkan sahamnya pada bursa.

Saham GameStop, yang tahu ramai bulan lalu karena menjadi lokasi perlawanan investor ritel terhadap praktik berniaga kosong ( short selling ), hari ini kembali bangkit dengan meroket lebih dari 70% di sesi pembukaan.

Pada Rabu, Dow Jones lompat 425 poin menyentuh rekor sempurna dalam perdagangan yang volatil karena sempat anjlok tenggat lebih dari 110 pokok. Indeks S& P 500 melesat 1, 1%, tengah Nasdaq tumbuh 1% sesudah sempat melemah 1, 3%.

TIM RISET CNBC NUSANTARA

[Gambas:Video CNBC]
(ags/ags)