Ada ENRG, Pemerintah Umumkan 2 Pemenang Lelang Blok Migas

Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan pemenang dari lelang empat wilayah kerja (WK) atau blok minyak dan gas bumi (migas) yang ditawarkan melalui penawaran langsung (direct offer).

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Tutuka Ariadji menyebutkan hanya ada dua pemenang dari lelang blok migas yang ditawarkan tersebut. 

Meski ada empat blok migas yang ditawarkan melalui penawaran langsung, namun hanya ada dua blok yang diminati investor dan ada pemenangnya, antara lain:


1. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) untuk Blok South CPP, Riau Barat.
Bonus tanda tangan US$ 500 ribu atau sekitar Rp 7,2 miliar (asumsi kurs Rp 14.500 per US$).

2. Husky Energy International Corporation untuk Blok Liman, Jawa Timur.
Bonus tanda tangan US$ 200 ribu atau sekitar Rp 2,9 miliar.

Pemenang tersebut diumumkan dalam Closing Ceremony “The 45th IPA Convention and Exhibition 2021” secara virtual, Jumat (03/09/2021).

Seperti diketahui, pembukaan lelang blok migas tahap pertama ini dilakukan sejak 17 Juni 2021 lalu. Ada enam blok migas yang ditawarkan tersebut terdiri dari empat blok migas ditawarkan melalui penawaran langsung (direct proposal) dan dua blok migas melalui lelang reguler (regular tender).

Adapun proses lelang reguler untuk dua blok migas masih berlangsung hingga Oktober 2021. Akses dokumen lelang reguler dilakukan mulai 17 Juni 2021 hingga 12 Oktober 2021 dan pengembalian dokumen pada 12 Oktober-14 Oktober 2021.

a. Penawaran Langsung

Berikut rincian data untuk penawaran langsung 4 blok migas:

1. WK South CPP, Onshore di Riau Barat.
WK ini ditawarkan melalui penawaran langsung (direct proposal).

– Luas wilayah: 5.446,39 km²
– Komitmen minimum perusahaan: G&G, Seismik 2D 500 km², Seismik 3D 50 km², dan 1 sumur
Signature bonus (bonus tanda tangan): open bid (tawaran terbuka)
– Jenis kontrak: Cost Recovery PSC
– Sharing Split: minyak 70%:30% dan gas 60%:40% (pemerintah dan kontraktor)
– Potensi sumber daya gas 49,10 juta barel minyak (MMBO) dan minyak 87,09 miliar kaki kubik (BCF).

2. WK Sumbagsel, Onshore Sumatera Selatan.
WK ini ditawarkan melalui penawaran langsung (direct proposal).

– Luas wilayah: 1.751,04 km²
– Komitmen minimum perusahaan: G&G dan 1 Sumur
Signature bonus (bonus tanda tangan): open bid (tawaran terbuka)
– Jenis Kontrak: fleksibel
– Sharing Split untuk Cost Recovery : minyak, 70%:30% dan gas 60%:40% (pemerintah dan kontraktor)
– Base Split Gross Split : minyak, 57%:43% dan gas 52%:48% (akan disesuaikan pada POD)
– Potensi sumber daya gas sebesar 58 MMBO dan minyak 195 TCF.

3. WK Liman, Onshore dan Offshore, Jawa Timur.
WK ini ditawarkan melalui penawaran langsung (direct proposal).

– Luas wilayah: 3.135 km²
– Komitmen minimum perusahaan: G&G, 2D Seismic 400 Km
Signature bonus (bonus tanda tangan): open bid (tawaran terbuka)
– Jenis Kontrak: Cost Recovery PSC
– Sharing Split: minyak 70%:30% dan gas 60%:40% (pemerintah dan kontraktor)
– Potensi sumber daya minyak 316 BCF.

4. WK Rangkas, Onshore di Banten dan Jawa Barat.
WK ini ditawarkan melalui penawaran langsung (direct proposal).

– Luas wilayah: 3.969,8 km²
– Komitmen minimum perusahaan: G&G, 2D Seismic 300 Km
Signature bonus (bonus tanda tangan): open bid (tawaran terbuka)
– Jenis Kontrak: Cost Recovery PSC
– Sharing Split: minyak 70%:30% dan gas 60%:40% (pemerintah dan kontraktor)
– Potensi sumber daya gas 134,83 MMBO.

b. Lelang Reguler

Sementara dua blok migas lainnya yang dilelang secara reguler dan masih berlangsung yaitu:

1. WK Merangin III, Onshore Sumatera Selatan dan Jambi.
Blok migas ini ditawarkan melalui lelang reguler (regular tender).

– Luas wilayah: 1.488,84 km²
– Komitmen minimum perusahaan: G&G, 3D Seismic 100 Km² dan 1 sumur
Signature bonus (bonus tanda tangan): open bid (tawaran terbuka)
– Jenis Kontrak: fleksibel
– Sharing Split untuk Cost Recovery : minyak, 75%:25% dan gas 70%:30% (pemerintah dan kontraktor)
– Base Split Gross Split: minyak, 57%:43% dan gas 52%:48% (akan disesuaikan pada POD)
– Potensi sumber daya gas sebesar 352 MMBO.

2. WK North Kangean, Offshore di Jawa Timur.
Blok migas ini ditawarkan melalui lelang reguler (regular tender).

– Luas wilayah: 4.679,33 km²
– Komitmen minimum perusahaan: G&G, 3D Seismic 200 Km² dan 1 sumur
Signature bonus (bonus tanda tangan): open bid (tawaran terbuka)
– Jenis Kontrak: fleksibel
– Sharing Split untuk Cost Recovery : minyak, 75%:25% dan gas 70%:30% (pemerintah dan kontraktor)
– Base Split Gross Split: minyak, 57%:43% dan gas 52%:48% (akan disesuaikan pada POD)
– Potensi sumber daya gas sebesar 352 MMBO.

[Gambas:Video CNBC]
(wia)