Ahli Epidemi Tak Yakin Ada Vaksin Covid-19 di November

Ahli Epidemi Tak Yakin Ada Vaksin Covid-19 di November

Jakarta, CNBC Indonesia kacau Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia (FKM UI) Pandu Riono mengatakan kecil kemungkinan pemerintah mau tetap melakukan vaksinasi pada November mendatang. Apalagi hingga saat tersebut belum ada izin dan efikasi dari vaksin tersebut.

“Kita belum ada izin karena belum tahu vaksin yang mana nantinya walaupun sudah ditentukan yang kami khawatirkan ada unsur lagu pada BPOM untuk mengeluarkan kerelaan darurat penggunaan, ” kata Membuktikan kepada CNBC Indonesia, Rabu (28/10/2020).

Walaupun memang kerelaan penggunaan darurat dimungkinkan, Pandu menodong agar tidak ada desakan kepada BPOM karena tugasnya memastikan obat aman untuk masyarakat. Dibutuhkan zaman cukup panjang, dan dia meragukan tahun ini dapat dilakukan vaksinasi.


“BPOM bertugas menangani masyarakat tunggu semua hasil studi sehingga benar-benar bisa melaksanakan vaksinasi dengan aman dan efektif, ” tambahnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku pertama ditelepon Presiden Joko Widodo (Jokowi) perihal vaksinasi Covid-19. Menurut tempat, Jokowi mengingatkan agar keamanan menjelma perhatian utama. Hal itu dipaparkan Luhut saat menjadi pembicara di Lembaga Ketahanan Nasional, Jakarta, Jumat (23/10/2020).

“Tadi pemimpin telepon saya. Tadinya rencana kita mau, karena barangnya dapat, agenda minggu kedua November bisa saja tidak kecapai minggu kedua November, bukan karena barangnya, barangnya siap, tapi adalah emergency used authorization (izin penggunaan darurat) belum bisa dikeluarkan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) karena ada aturan-aturan, step-step yang harus dipatuhi, ” ujarnya.

“Dan itu presiden saya lihat tak mau lari dari situ. Dia mengatakan keamanan nomor satu, ” lanjutnya.

[Gambas:Video CNBC]
(dob/dob)