Depok Terapkan Jam Malam, Toko Hingga Mal Maksimal 18. 00 WIB

Depok Terapkan Jam Malam, Toko Hingga Mal Maksimal 18

Jakarta, CNBC Indonesia – Gugus Tugas Percepatan Penanganan  Covid-19 Kota  Depok merilis sejumlah kebijakan dalam menekan penyebaran Covic-19. Salah satu kecendekiaan itu adalah pembatasan aktivitas klub hingga pukul 20. 00 WIB.

Demikian rilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tanah air Depok yang ditandatangani Wali Kota Depok KH Mohammad Idris sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Pengerjaan Covid-19 Kota Depok yang diterima CNBC Indonesia, Minggu (30/8/2020).

CNBC Indonesia sedang mencari jalan mengonfirmasi juru bicara Gugus Perintah Percepatan Penangan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana perihal kebijakan terbaru ini.


Menurut Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tersedia peningkatan kasus konfirmasi positif dalam periode minggu ke-24 dan ke-25. Mayoritas atau sekitar 70% bermula dari imported case.

“Kasus imported case ini berasal dari klaster perkantoran dan wadah kerja, yang berdampak pada transmisi dalam keluarga, ” ujar Idris.

Buat mengendalikan peningkatan dan penyebaran urusan di Kota Depok, dia mengutarakan ada beberapa kebijakan yang dikeluarkan.

“Pembatasan operasional layanan secara langsung di toko, panti makan, kafe, mini market, sedang market, super market, dan mall sampai dengan pukul 18. 00 WIB. Khusus untuk layanan antar dapat dilakukan hingga pukul 21. 00 WIB, ” kata Idris.

“Seluruh aktivitas masyarakat dilakukan pembatasan maksimal sampai dengan pukul 20. 00 WIB. ”

Semua kebijakan itu berlaku mulai Senin (31/8/2020). 


Lebih lanjut, Idris mengungkapkan pemerintah depok akan mengoptimalisasi peran Kampung Siaga Covid-19. Pemkot Depok juga akan mengoptimalkan pelaksanaan pembatasan sosial melalui kebijakan pemisahan sosial kampung siaga berbasis RW.

Langkah lain ialah melakukan pengawasan dan penertiban protokol kesehatan secara tegas baik buat warga hingga kantor, meningkatkan swab test massal, mengoptimalkan WFH di kantor-kantor bagi ASN Pemkot Depok.


”Mari bersama-sama melakukan protokol kesehatan secara konsisten dan sampaikan informasi kebaikan untuk melahirkan ketenangan warga, ” ujar Idris.

Mengutip laman pikobar. jabarprov. go. id, peristiwa konfirmasi positif di Depok bagi hari ini mencapai 1. 764. Dari jumlah itu, pasien sembuh mencapai 993 dan meninggal sebesar 53.

[Gambas:Video CNBC]
(miq/miq)