Disebut Mau IPO, Manajemen Blibli Grup Djarum Buka Suara!

Jakarta, CNBC Indonesia – Manajemen perusahaan e-commerce milik Grup Djarum, PT Global Digital Niaga atau Blibli.com angkat suara perihal kabar rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun depan.

Perusahaan, menurut laporan Bloomberg, disebut telah memilih penasihat terkait rencana Blibli untuk melantai di bursa saham dan bekerjasama dengan Credit Suisse Group AG dan Morgan Stanley untuk menjajaki proses penawaran umum perdana saham.

VP Public Relations Blibli, Yolanda Nainggolan kepada CNBC Indonesia mengungkapkan, pihaknya belum bisa memberikan komentar lebih lanjut mengenai kabar tersebut, tetapi tidak membantah.


“Kami tidak dapat mengomentari rumor dan spekulasi yang beredar. Namun, sebagai e-commerce Indonesia yang telah beroperasi selama 10 tahun, Blibli diperkuat dengan ekosistem teknologi dan bisnis menyeluruh yang mencakup B2C [business to customer], B2B [business to business], B2B2C, dan B2G [business to goverment] terus fokus dalam mengembangkan bisnis,” kata Yolanda, Kamis (26/8/2021).

Namun demikian, pihaknya selalu terbuka dengan berbagai opsi terbaik untuk pengembangan ekosistem Blibli.

“Tentunya Blibli sangat terbuka dengan opsi terbaik yang dapat mempercepat pengembangan ekosistem dalam memberikan solusi inovasi kepada pelanggan kami,” katanya.

Bagi Blibli, kata dia, yang terpenting adalah proses yang berkelanjutan, agar tidak hanya bertahan, tapi juga terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi pelanggan, mitra bisnis dan Indonesia.

“Untuk itu, hingga kini, kami masih beroperasi dengan model pendanaan yang ada,” jelasnya.

Mengacu situsnya, Blibli adalah mal online untuk barang-barang termasuk elektronik dan produk gaya hidup, dan bekerja sama dengan lebih dari 100.000 mitra yang didirikan sejak 2011. Perusahaan menawarkan pengiriman melalui Layanan Blibli Express sendiri serta 15 mitra logistik di kota-kota terbesar di Indonesia.

Blibli didukung oleh GDP Venture, cabang modal ventura Grup Djarum, yang dominasinya dalam bisnis rokok dan perbankan negara telah membantu menjadikan pemiliknya, dua saudara Hartono, dua orang terkaya di Indonesia.

Robert Budi Hartono dan kakanya Michael Bambang Hartono masing-masing memiliki kekayaan bersih sebesar US$ 16,5 miliar dan US$ 15,5 miliar, menurut Bloomberg Billionaires Index, terkaya di Indonesia.

Rencana IPO ini dinilai sangat potensial mengingat Indonesia saat ini menjadi negara dengan populasi terpadat keempat di dunia dan menjadi salah satu yang paling terpukul oleh pandemi Covid-19 dengan cakupan vaksinasi yang rendah dan pembatasan pergerakan selama berbulan-bulan yang turut meningkatkan permintaan untuk belanja online.

Jika Blibli merealisasikan rencana IPO, Blibli akan bergabung dengan saingannya, e-commerce PT Bukalapak.com Tbk (BUKA).

Bukalapak sudah tercatat di BEI pada 6 Agustus 2021 dengan menjual saham perdana di Rp 850/saham dengan raihan dana IPO terbesar di BEI yakni Rp 22 triliun, mengalahkan IPO PT Adaro Energy Tbk (ADRO) sebesar Rp 12,23 triliun di 2008.

Selain itu, raksasa ride-hailing GoTo, startup teknologi terbesar di Indonesia dengan valuasi US$ 18 miliar, juga diperkirakan akan melantai di bursa saham tanah air.

[Gambas:Video CNBC]
(tas/tas)