Erdogan Makin Gahar, Awas Perang Turki-Yunani

Erdogan Makin Gahar, Awas Perang Turki-Yunani

Jakarta, CNBC Nusantara – Turki bakal meluncurkan manuver baru guna menyembunyikan eksplorasi gasnya di Laut Mediterania Timur. Sebelumnya negeri itu sering dengan Yunani dan Eropa sebab upaya pencarian sumber energi gas di Laut Mediterania Timur.

Negeri Presiden Recep Tayyip Erdogan itu, disebut bakal melangsungkan latihan tembak pada Sabtu (29/8/2020) hingga 11 September di kawasan dekat Siprus. Ini terjadi sesudah Jumat (28/8/2020) jet tempur Turki mencegat enam pesawat Yunani yang mendekati zona kapal penelitian kapal negara itu dan memaksanya arah.

“Latihan menembak… di sebuah zona pada lepas kota selatan Anamur, ” tulis pesan di NAVTEX, pola teleks navigasi maritim internasional, sama dengan dikutip dari AFP.

Uni Eropa sudah memperingatkan Turki terkait hal ini. Termasuk daya sanksi baru jika tidak mengurangi ketegangan.


Namun Turki malah memberi rujukan balik. “Turki tidak akan ragu untuk membela kepentingannya, ” prawacana Wakil Presiden Turki Fuat Oktay.

Ketegangan di Mediterania Timur antara Turki dan Yunani telah meningkat sejak Ankara mengirim kapal survei minyak Oruc Reis ke perairan yang disengketakan itu pada awal bulan ini. Yunani menyebut tindakan Turki sebagai peristiwa ilegal.

Dalam keterangan US Geological Survey, Laut Mediterania Timur memiliki cadangan minyak satu, 7 miliar barel. Sementara gas 3, 5 triliun meter mengupas.

Turki dan Yunani sebenarnya anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Eskalasi keduanya membawabawa banyak angkatan laut dari gaya Eropa serta Amerika Serikat.

[Gambas:Video CNBC]
(sef/sef)