Gegara Corona, Jutaan Orang RI Nganggur dan Jatuh Miskin

Gegara Corona, Jutaan Orang RI Nganggur dan Jatuh Miskin

Jakarta, CNBC  Indonesia – Pandemi  virus corona ( Coronavirus  Disease-2019 /Covid-19) memang merupakan tragedi kesehatan dan kemanusiaan. Namun cara menanggulangi virus yang bermula dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat China ini yang membuatnya bertransformasi menjadi tragedi sosial-ekonomi.

Pada hampir seluruh dunia, penyebaran virus corona diredam dengan cara penyekatan sosial ( social distancing ) bahkan karantina wilayah ( lockdown ). Pemerintah Indonesia memilih cara Pemisahan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang intinya membatasi aktivitas masyarakat untuk menurunkan intensitas interaksi dan kontak antar-manusia yang meningkatkan risiko transmisi.

Namun upaya untuk menyelamatkan nyawa ini datang secara tagihan yang harus dibayar mahal. Aktivitas ekonomi mati suri, kelompok kehilangan pekerjaan dan penghasilan. Nilai pengangguran dan kemiskinan pun melonjak.


“Tanpa bantuan pemerintah, pandemi  bisa membuat 5, 5-8 juta orang Nusantara jatuh miskin pada 2020. Ini adalah akibat dari 2, 6-3, 6 juta rakyat Indonesia dengan kehilangan pekerjaan, ” tulis keterangan terbaru Bank Dunia  dengan berjudul The Long Road to Recovery.

Sektor yang menyesatkan rentan mengalami pemangkasan tenaga kegiatan, lanjut laporan Bank Dunia, adalah pertanian dan manufaktur. Sementara ikatan yang paling rentan mengalami penurunan penghasilan adalah di perkotaan dengan perkiraan berkurang 5, 5-7, 5%.

“Separuh dari pemangkasan lapangan kerja terjadi di Jawa dan Sumatra. Lebih dari setengah tinggal di perdesaan, ” ucap laporan Bank Dunia.

[Gambas:Video CNBC]
(aji/aji)