HUT Kemerdekaan RI ke-76, Bos OJK: Lanjutkan Momentum Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memaknai peringatan hari Kemerdekaan RI ke-76 dengan tema Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh menyiratkan bahwa dengan nilai-nilai ketangguhan, semangat pantang menyerah, dan semangat persatuan.

Untuk itu Indonesia akan semakin berdaya tahan kuat dalam menghadapi berbagai hambatan, tantangan dan gangguan sehingga mampu meraih masa depan Indonesia yang terus Maju dan terus Tumbuh.

Hal ini disampaikan Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso sambutannya pada Upacara Perayaan HUT Kemerdekaan RI yang digelar OJK secara virtual Selasa (17/8/2021).


Wimboh mengatakan sangat penting untuk menjaga semangat optimisme dan melanjutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk menuju perbaikan yang berkelanjutan.

“Tugas penting kita saat ini adalah mempertahankan optimisme dan melanjutkan momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kita harus cepat dan tepat dalam mengeluarkan kebijakan yang akomodatif, pre-emptive, dan forward-looking di sektor jasa keuangan untuk menopang pertumbuhan ekonomi yang tinggi, berkualitas dan inklusif sehingga dirasakan dampaknya oleh seluruh masyarakat,” kata Wimboh, dalam siaran persnya, Selasa ini (18/8).

Dia melanjutkan, OJK akan terus berkontribusi untuk mendukung tercapainya pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif dan berkelanjutan tersebut, serta mengembangkan instrumen pembiayaan baru terutama yang berbasis keuangan berkelanjutan atau sustainable finance untuk mendukung agenda global mengacu pada Kesepakatan Paris dan Sustainable Development Goals.

Selain itu juga mendorong pemanfaatan digitalisasi di sektor jasa keuangan untuk meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat dan industri jasa keuangan.

“Segenap insan OJK dituntut untuk hadir dan siap menjadi garda terdepan dalam membawa Indonesia tumbuh berkembang menjadi negara kuat, maju dan tangguh,” terangnya.

Guna mencapai tujuan tersebut, OJK harus menjadi organisasi yang lebih adaptif dan lincah (agile) dengan menjunjung nilai-nilai integritas yang tinggi.

OJK juga terus melakukan percepatan proses kerja dengan mengembangkan supervisory dan regulatory yang berbasis teknologi melalui sistem O-BOX untuk pengumpulan informasi.

Kebijakan yang ditetapkan akan difokuskan untuk membantu masyarakat terutama yang belum mempunyai akses ke sektor keuangan. Antara lain sektor informal dan sektor yang belum bankable, melalui platform seperti Bank Wakaf Mikro, Digitalisasi UMKM, KUR Klaster, dan platform UMKM-MU untuk memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

OJK juga terus mendorong pengembangan UMKM mendapatkan alternatif pembiayaan melalui Security Crowd Funding (SCF) di Pasar Modal.

[Gambas:Video CNBC]
(tas/tas)