IHSG Jebolin 6. 300, Sembunyisembunyi ‘Bandar Besar’ Lepas 10 Saham!

Jakarta, CNBC  Indonesia – Setelah malang tembus 6. 300 pada akhir perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kesudahannya mampu menyentuh angka psikologis 6. 300 di pangkal Maret, Senin (1/3/2021). Ruang acuan Bursa Efek Nusantara (BEI) ini naik 1, 55% ke posisi enam. 338, 51.

Data BEI  mencatat, ada 309 saham naik, 161 saham merosot dan 167 saham stagnan, dengan kadar transaksi mencapai Rp 13, 98 triliun dan volume perdagangan mencapai 24, 56 miliar saham serta frekuensi mencapai 1, 36 juta kali.

Investor asing pasar saham menghunjam ke Indonesia dengan rencana beli bersih mencapai Rp 128, 62 miliar dalam pasar reguler. Sementara, asing mencatatkan jual bersih di pasar negosiasi dan pasar tunai sebesar Rp 62, 84 miliar.


Dengan demikian IHSG  sudah naik 8, 12% dalam sebulan terakhir dan juga naik 6, 71% secara tahun berjalan atau year to date.

Meski IHSG  melaju, tapi pada perdagangan kemarin, asing ramai-ramai merealisasikan keuntungan di pasar reguler.

10 To Net Foreign Sell (Reguler) Senin (1/3)

1. Astra International (ASII), net sell Rp 215 M, saham +3, 70% Rp 5. 600

2. Sarana Menara (TOWR), Rp 67 M, saham -3, 16% Rp 1. 225

3. Ciputra Development (CTRA), Rp 45 M, bagian +6, 49% Rp satu. 230

4. Adaro Energy (ADRO), Rp 40 M, saham +0, 42% Rp 1. 185

5. Media Nusantara (MNCN), Rp 37 M, saham -1, 76% Rp 1. 115

6. Semen Indonesia (SMGR), Rp 24 M, saham +4, 66% Rp 10. 675

7. Gudang Garam (GGRM), Rp 21 M, saham +0, 27% Rp 36. 600

8. Indofood Sukses (INDF), Rp 19 M, saham +0, 83% Rp 6. 100

9. Summarecon Agung (SMRA), Rp 16 M, saham +8, 48% Rp 895

10. Telkom (TLKM), Rp 16 M, saham flat Rp 3. 490

NEXT: Sentimen ASII  hingga kekayaan