Merryl Lynch Hengkang, Bursa Siap Lelang Kursi Sahamnya

Merryl Lynch Hengkang, Bursa Siap Lelang Kursi Sahamnya

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Nusantara (BEI) siap melakukan lelang kedudukan anggota bursa (AB) milik kongsi sekuritas yang hengkang dari pura Tanah Air yakni  PT Merrill Lynch Sekuritas Indonesia (MLSI). Lelang kursi AB ini untuk menjadi pemegang saham BEI  yang ditinggalkan Merrill Lynch.

AB merupakan perusahaan efek yang sudah memiliki izin usaha sebagai Pelerai Pedagang Efek dari Otoritas Bantuan Keuangan (OJK) dan telah merebut persetujuan keanggotaan bursa (menjadi pemegang saham BEI).

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi  mengatakan nomor saham hak Merrill Lynch Sekuritas Indonesia adalah 052. Pelelangan saham Bursa dilaksanakan secara terbuka pada Senin , 03 Agustus 2020, pukul 14. 00 WIB di  Ruang Rapat Reksadana A BEI,   Gedung Bursa Efek Nusantara, Tower 1, Lantai 4 Berkepanjangan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190.


“Persyaratan dan tata cara menjelma Peserta Lelang adalah sebagaimana diatur dalam ketentuan IV Peraturan Pura Nomor III-H tentang Pelelangan serta Pembelian Kembali Saham Bursa (Lampiran Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor Kep-00075/BEI/09-2016 tanggal 16 September 2016 perihal Perubahan Sistem Nomor III-H tentang Pelelangan serta Pembelian Kembali Saham Bursa), ” kata Inarno  dalam pengumuman, Senin (13/7/2020).

Dia mengucapkan, setiap Peserta Lelang harus terlebih dahulu memenuhi syarat menjadi Bagian Bursa Efek sebagaimana diatur dalam Peraturan Bursa Nomor III-A tentang Keanggotaan Bursa (Lampiran Keputusan Pengurus PT Bursa Efek Indonesia Bagian Kep-00184/BEI/12-2018 tanggal 28 Desember 2018 perihal Perubahan Peraturan Nomor III-A tentang Keanggotaan Bursa).

“Perusahaan Efek yang berminat buat menjadi Peserta Lelang wajib mengajukan permohonan tertulis kepada Bursa secara melampirkan surat konfirmasi dari Bursa untuk melakukan pembelian Saham Pasar uang, diajukan selambat-lambatnya tanggal 22 Juli 2020 pukul 17. 00 WIB, disampaikan kepada BEI. ”

Tutup tahun 2018, BEI  menetapkan lelang AB dilakukan karena tingkat keaktifan yang rendah dan hukuman suspensi yang ditetapkan terhadap kongsi sekuritas. Lelang juga dilakukan sebab adanya kursi kosong setelah otoritas mencabut keanggotaan perusahaan sekuritas.

Sebelumnya, Merrill Lynch formal menutup bisnis aktivitas perantara distributor efek atau broker di Nusantara pada akhir 2019. Belakangan diketahui, selain MLSI, dua sekuritas aneh lainnya, PT Deutsche Sekuritas Nusantara (asal Jerman) dan PT Nomura Sekuritas Indonesia (asal Jepang) serupa menyatakan mundur.  

Hengkangya tiga broker asing sebab Bursa Efek Indonesia ditengarai karena pelbagai faktor. Selain kebijakan daripada perusahaan induk di negara asal, faktor persaingan ketat dengan agen lokal juga jadi musababnya.

BEI  juga sudah  melelang dua kursi AB  yang sebelumnya dimiliki PT Sinergi Millenium Sekuritas dan PT Recapital Sekuritas Nusantara untuk menjadi pemegang saham Pura.

Saksikan video terkait di lembah ini:

(tas/tas)