Nyata! Ridwan Kamil Siap Jadi Relawan Vaksin Sinovac

Nyata! Ridwan Kamil Siap Jadi Relawan Vaksin Sinovac

Jakarta, CNBC Indonesia berantakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil  bersama Forum Komunikasi Pimpinan Wilayah (Forkopimda) mengaku slap menjadi relawan uji klinis  vaksin Covid-19 buatan Sinovac, China.

Kejadian tersebut dikemukakan Gubernur Jawa Barat sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat Ridwan Kamil dalam keterangan resmi, laksana dikutip Jumat (7/8/2020).

“Kami para pimpinan sedang merumuskan, jika tidak ada halangan dibanding unsur kesehatan pribadi, maka kami dan Forkopimda akan menjadi relawan untuk pengetesan vaksin, ” logat Emil, sapaan akrab Ridwan Sempurna.


Menurutnya, inisiatif pimpinan di Jawa Barat akan menjadi contoh yang molek bagi masyarakat dan menambah keyakinan bahwa uji vaksin yang dikerjakan oleh BUMN PT Bio Farma akan berjalan dengan lancar.

“Kalau pimpinannya juga melangsungkan, Insya Allah rakyatnya juga bakal meyakini proses vaksin ini berlaku dengan lancar, ” jelasnya.

Hingga kini pendaftaran relawan vaksin sudah mencapai 500 orang dari total 1. 600 orang yang dibutuhkan. Pemerintah Provinsi kendati mengajak seluruh masyarakat berpartisipasi  buat menjadi relawan vaksin.

“Untuk [relawan] vaksin sudah ada pendaftar, sekitar 500-an orang, kita butuh 1. 100 lagi. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada mereka yang usianya sesuai kriteria dan mau, untuk menjadi relawan, ” katanya.

Adapun jalan uji klinis vaksin Covid-19 Sinovac fase 3 akan berjalan semasa 6 bulan atau hingga akhir 2020. Jika berjalan lancar, rencananya vaksin Sinovac akan mendapat izin edar dan diproduksi massal pada awal 2021.

“Perjalanan masih panjang karena pengetesan vaksin ini akan berlangsung sampai akhir tahun. Sambil menunggu enam bulan itu tiba, maka pengetesan dan kedisiplinan memakai masker adalah cara untuk mengurangi persebaran (COVID-19), ” katanya.

Terkait penerapan hukuman bagi warga yang tidak memakai masker di ruang publik, Emil mengatakan, denda akan mulai diberlakukan minggu ini. Ia mengatakan bahwa sebelum denda diterapkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan membagikan masker.

“Satu minggu belakang sudah peneguran juga pemberian masker. Maka minggu ini pendendaan sudah akan dimulai dan akan dikerjakan oleh Satpol PP dibantu Kepolisian dan TNI, ” jelasnya.

[Gambas:Video CNBC]
(cha/cha)