Penerapan Sejuta Umat, WhatsApp Kirim 100 Miliar Chat per Hari

Penerapan Sejuta Umat, WhatsApp Kirim 100 Miliar Chat per Hari

Jakarta, CNBC Indonesia  – Aplikasi pesan instan hak Facebook, Whatsapp, mengirimkan 100 miliar pesan per hari. Jumlah suruhan yang dikirim melalui WhatsApp mencapai 100 miliar terutama ketika suangi tahun baru. Hal ini disampaikan oleh Bos Facebook Mark Zuckerberg pada Kamis lalu.

Dilansir dari Techcrunch, sebenarnya di fase ini Whatsapp justru bergandengan dengan aplikasi perpesanan buatan Facebook  bernama Messenger dan WhatsApp bersama-sama digunakan untuk bertukar 60 miliar pesan sehari pada awal 2016.

Besar eksekutif Apple Tim Cook mengutarakan pada bulan Mei bahwa penggunaan  iMessage dan FaceTime  sudah mencetak rekor, tetapi tidak membagikan nilai spesifik. Terakhir kali Apple membagikan angkanya, masih jauh di pungkur penggunaan WhatsApp. WeChat, yang serupa telah mengumpulkan lebih dari satu miliar pengguna, juga tertinggal di volume pesan harian.


Pada awal 2014, WhatsApp digunakan untuk bertukar sekitar 50 miliar teks sehari, kata kepala eksekutifnya Jan Koum di sebuah rancangan.

Saat itu, WhatsApp memiliki kurang dari 500 juta pengguna. WhatsApp sekarang memiliki lebih dari 2 miliar pengguna & setidaknya di India, pasar terbesar menurut pengguna, popularitasnya melampaui seluruh aplikasi ponsel cerdas lainnya tercatat aplikasi biru besar.

“Tahun ini kita semua menyandarkan pengiriman pesan lebih dari sebelumnya untuk mengikuti orang yang kita cintai dan menyelesaikan bisnis, ” tweet Will Cathcart, kepala WhatsApp dikutip dari Techcrunch , Sabtu (31/10/2020).

Sayangnya, hanya jumlah pesan tersebut yang menjadi kabar terbaru dibanding WhatsApp. Misteri berlanjut ketika WhatsApp berharap untuk melanjutkan layanan pembayarannya di Brasil, dan ketika berencana untuk meluncurkan pembayarannya di India. Dia telah mulai menguji layanan tersebut pada tahun 2018.

“Kami bangga bahwa WhatsApp dapat mengirimkan kira-kira 100 miliar pesan setiap hari dan awak sangat senang dengan jalan dengan akan datang, ” kata Cathcart.

[Gambas:Video CNBC]
(roy/roy)