Tak Main-main, CAR Bank Banten Melaju 50% Pasca Rights Issue

Tak Main-main, CAR Bank Banten Melaju 50% Pasca Rights Issue

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Pendirian Daerah Banten Tbk (BEKS) memproyeksikan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) bisa mencapai 45-50% sesudah dilakukan penawaran umum terbatas atau rights issue. Perusahaan juga menjajaki beberapa investor strategis baik yang sudah existing ataupun yang sedang baru.

“Semua masih berproses, dan tentu berkomunikasi dengan OJK dan pengelola. Proyeksi CAR setelah rights issue dari proposal yang kami olok-olokan ke OJK di 45-50% prediksi kami, ” kata Direktur Bank Banten Kemal Idris dalam public expose virtual, Selasa (29/09/2020).

Kemal menambahkan gerak-gerik korporasi yang digelar tahun ini juga dalam rangka bagian  mempersiapkan modal inti Rp 3 triliun pada 2023 mendatang. Hal itu sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai modal inti bank.

Tempat mengatakan saat ini perusahaan memiliki sejumlah investor strategis, namun BEKS tetap mengupayakan ada investor asing yang akan masuk menjadi partner. Kemal mengatakan saat ini sedang melakukan komunikasi secara intens secara beberapa pihak.


Bank Banten mencantumkan rasio CAR yang cenderung mendarat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2017 CAR tercatat 10, 22%, 2018 tercatat 10, 04%, dan pada 2019 tercatat 9, 01%. Seiring terbatasnya permodalan, ekspansi yang bisa dilakukan pun terbatas jadi perusahaan terus mengalami penggerusan simpanan.

Bank Banten mau menerbitkan saham baru dengan cahaya dan nominal yang berbeda yakni saham Seri C melalui metode Penawaran Umum Terbatas dengan Menyerahkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD). Untuk mendukung pelaksanaan Kelakuan Korporasi tersebut, perusahaan Reverse Stock) sebagai rangkaian dari Aksi Korporasi Bank Banten sebelum melaksanakan PUT VI.

Nantinya, teoretis saham Perseroan dengan rasio di setiap 10 saham lama menjadi 1 saham dengan nilai nominal mutakhir. Penggabungan nilai saham ini diperlukan untuk mendukungnkegiatan PUT VI secara hasil valuasi saham tersebut.

“Reverse Stock dibutuhkan untuk memperbaiki kinerja dan memperkuat wujud keuangan. Right issue tidak mau teralisasi tanpa adanya Reverse Stock dikarenakan Peraturan Bursan Nomor I-A dan II-A terkait Batas Minimum Harga Transaksi Perdagangan Saham dalam Bursa, ” kata Kemal.

Dampak Reverse Stock kepada harga saham adalah harga bagian meningkat dari Rp 50 menjadi Rp 500, kepemilikan saham dengan dimiliki juga berubah proposional yang dimiliki. Dampak pasca dari Reverse Stock nantinya akan bervariasi dimana secara empiris akan mengalami penurunan wajar mengikuti mekanisme pasar.

Nilai valuasi tersebut sangat bergantung pada keberhasilan eksekusi dari Aksi Korporasi pasca Reverse Stock yang dapat memperbaiki dan meningkatkan kinerja Perseroan. Diharapkan seluruh rangkaian Aksi Korporasi Perseroan akan sanggup memenuhi persyaratan perdagangan saham pada BEI terkait harga minimum pelaksanaan transaksi saham.

Menggunakan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Banten yang akan dilaksanakan pada dua Oktober 2020, Bank Banten akan menerbitkan saham baru dengan cahaya dan nominal yang berbeda yaitu saham Seri C dengan nominal Rp50. Jumlah saham baru yang rencananya akan diterbitkan melalui PMHMETD adalah sebanyak-banyaknya 60. 820. 296. 033 saham Seri C dengan nilai nominal Rp 50 bola lampu lembar saham.

Jumlah tersebut setara 90, 46% dari jumlah saham dengan ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan. Pelaksanaan PUT VI mau mempengaruhi struktur permodalan dan pemegang saham apabila hanya Pemegang Bagian Pengendali yang mengeksekusi HMETD. Buah dilusi dapat terjadi sebesar 90% dimana kepemilikan dari PT Banten Global Development berubah dari 51% menjadi 91, 61%.

Sementara saham masyarakat kurang lantaran 5%, hanya 8, 39%. Secara struktur permodalan dan estimasi biji kapitalisasi pasar juga mengalami transformasi. Nilai estimasi penambahan modal sebab PUT VI senilai Rp satu, 55-3, 04 triliun.

“Kami berharap kepada seluruh Pemegang Saham dapat mendukung kelancaran pengamalan rangkaian Aksi Korporasi ini. Awak yakin bahwa hal ini menjadi langkah yang strategis untuk

memastikan penguatan permodalan Perseroan, ” kata Kemal.

[Gambas:Video CNBC]
(dob/dob)