Telkomsel, FREN dan Tri Bersaing pada Lelang 5G, Sahamnya Gimana?

Telkomsel, FREN dan Tri Bersaing pada Lelang 5G, Sahamnya Gimana?

Jakarta, CNBC  Nusantara –  Tiga operator telekomunikasi di Tanah Cairan dinyatakan lolos evaluasi administratif di lelang pita frekuensi radio 2, 3 GHz pada rentang 2. 360-2. 390 MHz untuk keperluan penyelenggaraan jaringan bergerak seluler.   Frekuensi tersebut dapat digunakan untuk mendorong adopsi jaringan 5G.

Tiga operator itu antara lain, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) yang juga budak usaha PT Telkom Indonesia (TLKM), PT Hutchison 3 Indonesia (Tri Indonesia) dan PT Smart Telecom Tbk (FREN).

Sedangkan, PT XL Axiata Tbk (EXCL) dinyatakan tidak lulus evaluasi administrasi.


Terkait dengan sentimen positif ini, data perdagangan BEI mencatat saham TLKM  ditutup di sesi I, Selasa ini (15/12), naik 3, 31% di posisi Rp 3. 430/saham, dengan jumlah transaksi Rp 1, 06 triliun dan volume perdagangan 310, 90 juta saham.

Saham FREN  justru minus 1, 32% di level Rp 75/saham dengan nilai transaksi Rp 97, 95 miliar dan volume perdagangan 1, 31 miliar bagian.

Saham EXCL pula naik 0, 76% di lapisan Rp 2. 640/saham dengan poin transaksi Rp 360, 14 miliar dan volume perdagangan 134, 78 juta saham.

Tatkala itu saham PT Indosat  Tbk  (ISAT), yang awalnya ikut lelang kemudian tidak ikut menyerahkan salinan kembali, naik 5, 41% di level Rp 3. 510/saham, secara nilai transaksi Rp 197, 69 miliar.

Adapun Tri Indonesia belum tercatat di Pasar uang Efek Indonesia.

Pengelola Tugas Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu mengatakan, sebelumnya, PT Indosat Tbk (ISAT) juga ikut mendaftar dalam lelang itu, namun dalam perkembangannya, hanya empat operator saja yang yang menganjurkan dokumen permohonan seleksi pada Kamis, 10 Desember 2020.

Pada hari yang sama, sendat dia, Tim Seleksi telah melaksanakan Pemeriksaan Kelengkapan Dokumen Administrasi Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio dua, 3 GHz pada Rentang 2360-2390 MHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler.

“Proses pemeriksaan dihadiri oleh perwakilan daripada Peserta Seleksi sebagai saksi. Selanjutnya, Tim Seleksi telah melakukan Verifikasi Dokumen Administrasi pada tanggal 10 s. d. 11 Desember 2020, ” kata dia, dalam keterangannya, dikutip CNBC Indonesia, Selasa (15/12/2020).

Ketua Tim Seleksi, Denny Setiawan dalam pengumumannya menyampaikan, jika berdasarkan hasil evaluasi tata laksana hanya terdapat tiga peserta seleksi yang lulus tahapan evaluasi tata laksana dan memiliki waktu pengiriman (timestamp) yang sama, maka proses pilihan akan dilanjutkan ke penentuan status melalui aplikasi pencatatan waktu.

Peserta seleksi yang lucut evaluasi administrasi, lanjut dia, dapat melakukan pengambilan username dan password pada tanggal 14 Desember 2020 Pukul 13. 00-15. 00 WIB di Sekretariat Tim Seleksi. Sedangkan, penentuan peringkat melalui aplikasi pencatatan waktu akan dimulai pada hari ini, Selasa, 15 Desember 2020.

Awalnya, seleksi pada  Selasa (24/11/2020), sesuai urutan zaman pengambilan dokumen seleksi, diikuti sebab XL Axiata, Telekomunikasi Selular, Indosat, Smartfren  Telecom, dan  Hutchison 3 Indonesia.

[Gambas:Video CNBC]
(tas/tas)