Tersebut Alasan Lengkap WHO Mengambil PSBB Ketat di Nusantara

Jakarta, CNBC Indonesia – Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO memberikan suatu peringatan kepada Indonesia yang saat ini mengalami peningkatan kasus Covid-19 yang pas signifikan dan juga infeksi varian corona baru dengan cukup mengkhawatirkan.

Dalam laporan resmi dengan dirilis organisasi PBB tersebut, WHO menuliskan dalam suatu laporan bahwa Indonesia menetapkan melakukan pengetatan protokol kesehatan tubuh masyarakat dan tindakan sosial, termasuk Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Dengan meningkatnya penularan sebab varian kekhawatiran, diperlukan kesibukan segera untuk mengatasi situasi di banyak provinsi, ” tulis laporan badan kesehatan tubuh PBB itu.


“Indonesia memerlukan penerapan kesehatan masyarakat yang lebih ketat dan langkah-langkah baik termasuk pembatasan sosial berskala besar (PSBB). ”

Tersedia beberapa alasan WHO meminta PSBB ini kepada Indonesia. Alasan pertama yaitu Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur. WHO secara spesifik menyebut wilayah-wilayah seperti Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Sedang, dan Yogyakarta mengalami level BOR di atas 50%.

“Satgas melaporkan, tingkat keterisian tempat tidur (BOR) di beberapa provinsi di Jawa sudah mencapai lebih dari 50%, jarang lain di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Pusat. ”

Selain itu, badan yang berbasis di Swiss itu serupa menyebut bahwa kenaikan infeksi yang signifikan juga berlaku di beberapa provinsi lantaran April hingga pertengahan Juni.

“Provinsi dengan mengalami peningkatan jumlah urusan mingguan lebih dari 50% dibandingkan minggu sebelumnya merupakan Papua (967%), Sulawesi Tenggara (205%), DKI Jakarta (123%), Sulawesi Selatan (82%), Maluku (81%), Maluku Utara (81%), Jawa Tengah (73%), Gorontalo (62 %), Banten (61%), DI Yogyakarta (61%), Jambi (58%), dan Jawa Timur (52%). ”

Lebih lanjut disebutkan bahwa angka infeksi ini tercatat melonjak hampir 23% belum lama ini usai Hari Sundal Idul Fitri. Kenaikan sempurna tercatat terjadi di wilayah Kudus, Bangkalan, dan DKI Jakarta.

Menghantam zona merah, WHO mencitrakan beberapa provinsi yang masuk ke zona berbahaya Covid yaitu Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, & seluruh provinsi di Tanah Jawa.

Indonesia sendiri melaporkan 12. 600 kasus Covid-19 harian di Kamis (18/6/2021). Secara mutlak, 1, 9 juta kasus telah tercatat dan 53 ribu kematian terjadi di negara ini sejak pandemi menyerang.

[Gambas:Video CNBC]
(dob/dob)