Trump Sabotase Biden? Tak Ada Happy Weekend di Wall Street

Trump Sabotase Biden? Tak Ada Happy Weekend di Wall Street

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Wall Street ditutup di zona abang pada perdagangan Jumat (20/11/2020).

Meningkatnya kasus corona dalam AS dan langkah mengejutkan pemerintah Presiden Donald Trump mengakhiri sebanyak program pinjaman darurat membawa hati negatif ke pasar.


Dow Jones Industrial Average (DJIA) berakhir turun 0, 8% di 29. 263, 48. Sedangkan S& P 500 berbasis luas mendarat 0, 7% ke 3. 557, 54 dan Nasdaq turun 0, 4% menjadi 11. 854, 97.

Meski sejumlah kongsi vaksin mengumumkan tengah mengajukan kerelaan darurat, angka kasus corona dalam AS per hari kini menyentuh 167. 400 kasus. Sejumlah negara bagian memberlakukan pembatasan ketat untuk memperlambat wabah.

Di saat yang cocok Menteri Keuangan AS Steven Munuchin mengumumkan penghentian program The Fed untuk mendukung pasar kredit perusahaan, pinjaman kota dan UKM. Mnuchin mengatakan ini membantu sistem keuangan AS mengatasi guncangan pandemi.

Namun The Fed menghargai langkah yang jarang terjadi tersebut bersifat politis. Untuk menyabotase tadbir Joe Biden.

“Fasilitas pinjaman darurat memang baru kecil digunakan, tetapi keberadaan mereka sudah menjadi kunci dalam memastikan pelestarian yang kredibel terhadap tekanan rekan keuangan, ” kata Oxford Economics dalam sebuah catatan dikutip daripada AFP.

“Dengan gawat Covid-19 yang memburuk dan aksi melambat tanpa adanya bantuan fiskal, keputusan untuk membatasi daya tembak The Fed dapat mengganggu rekan dan memperburuk tekanan ekonomi. ”

[Gambas:Video CNBC]
(sef/sef)