Urung Damai, Rebutan Harta Eka Tjipta Widjaja Berlanjut

Jakarta, CNBC Indonesia kepala Kisruh harta warisan Eka Tjipta Widjaja, pendiri Agregasi Sinarmas antara Freddy Widjaja, salah satu anak dibanding mendiang Eka Tjipta, melawan lima saudara tirinya bahan terus berlanjut. Dalam sesi mediasi yang digelar hari ini di Pengadilan Jati Jakarta Selatan gagal dikerjakan mediasi.

“Pihak tergugat tidak mau bermediasi sehingga sidang mediasi kandas. Tanggal 26 April hendak dilanjutkan dengan sidang pembacaan gugatan, ” kata Freddy Wijaya, kepada CNBC Nusantara, Senin (12/4/2021).

Terkait pembacaan gugatan tersebut, Freddy menyatakan telah menyiapkan sejumlah bukti kepemilikan saham setebal lebih dari 5. 000 halaman milik mendiang Eka Tjipta Widjaja dalam sebagian besar perusahaan-perusahaan Grup Sinarmas.


“Copy bukti-bukti akta-akta PT dibawa pulang ke rumah oleh papa saya di tahun 80an dan 90-an lalu disimpan di gudang rumah. Semoga keadilan hendak tercapai, ” kata Freddy menambahkan.

Sebab, hal ini, lanjut dia, berdasarkan kesimpulan MK Nomor 46 tarikh 2010, penetapan Freddy sebagai anak sah Eka Tjipta dari PN Jakarta Tengah, serta bukti-bukti yang membenarkan mengenai kepemilikan saham arah nama Eka Tjipta Widjaja.

Sebelumnya, Freddy juga menjalani sidang perkara warisan pada Senin (22/3/2021) lalu di PN Jakarta Selatan. Freddy didampingi kuasa hukumnya, Fachmi Bachmid dengan diwakili oleh Roy dalam persidangan ini melawan lima tergugat yang masing-masing diwakili kuasa hukum.

Lima tergugat tersebut ialah Teguh Ganda Widjaja jadi Tergugat I, Indra Widaja sebagai Tergugat II/Pelaksana Pesan, Muktar Widjaja sebagai Tergugat III, Djafar Widjaja sebagai Tergugat IV dan Franky Oesman Widaja sebagai Tergugat V.

Namun, Teguh Ganda tidak tampil dalam persidangan tersebut dan belum menunjuk kuasa hukumnya. “Hak bela Teguh Berpasangan widjaja sudah dilewatkan oleh majelis hakim waktu sidang 22 Maret karena tidak hadir dan tidak menunjuk kuasa hukum, ” perkataan Freddy.

Kaya diketahui, gugatan ini baru kali didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di 16 Juni 2020 awut-awutan atas nama kuasa norma Freddy, yakni Yasrizal dengan Nomor Perkara 301/Pdt. G/2020 di PN Jakarta Tengah. Ia satu-satunya keturunan Eka Tijpta, 28 anak sejak lima orang istri, dengan berani menggugat hak darah tersebut.

[Gambas:Video CNBC]
(hps/hps)